Trip Journal: Terjebak Kebakaran di Gunung Kerenceng

Folks,

Di trip journal kali ini gw mau berbagi pengalaman dramatis gw waktu hiking ke Gunung Kerenceng, Cicalengka. Gak pernah kebayang kalo gw bakal ngalamin kejadian kejebak kebakaran hutan.

Trip ini lumayan udah lama, sekitar bulan Oktober 2015. Kenapa trip journal baru gw tulis sekarang? karena gw nunggu kiriman foto-foto dulu dari Sandra. Kenapa nunggu foto-foto dari si Sandra? Karena di kamera dia ada foto-foto pas kebakaran itu. Dan si Sandra baru nge-share pas dia balik ke Belanda.

Hiking ke Gunung Kerenceng ini barengan Couchsurfing Bandung. Yang bikin event si William. Dari rumah gw bawa motor sampe Stasiun Bandung, lanjut naik kereta sampe Stasiun Cicalengka. Di sana gw ketemu sama William, Elsa, Ilke, Sandra, Ilse, Bang Sufi, Bang Toni, Atep, Dani, Atika, Ica, Fifi. Total kami ber-13 dalam 2 mobil. Sandra, Ilke dan Ilse were exchange student from Holland. Gw ketemu Sandra sama Ilke beberapa hari sebelumnya di event Frisbee. Dari Stasiun Cicalengka kami berangkat menuju Gunung Kerenceng, searah dengan Taman Wisata Buru Kareumbi, atau warga biasa menyebutnya KW.

Dari kejadian ini sebenernya ada tanda-tanda kalo kami bakal ngalami ‘sesuatu’. Kami gak ada yang tahu lokasi pintu masuk Gunung Kerencang, muter muter nanya sana sini #SIGN1. Singkat cerita, tibalah kami di lokasi start pendakian. Telat banget sebenarnya, udah hampir siang. Mobil di parkir di dekat warung yang menjadi titik awal pendakian. Di warung kami ditawari ‘guide‘ untuk memandu pendakian. Warga lokal bilang kalo jalur ke gunung lumayan ‘sulit’, tapi si William gak mau. #SIGN2

DSCN1716
Panorama pegunungan daerah Cicalengka

Baru beberapa saat jalan, Icha agak sedikit bermasalah. Nafasnya agak sedikit tersengal-sengal. Mungkin dia gak terbiasa hiking dan belum beradptasi. Kami (sebenernaya bule-bule) sedikit khawatir, kalo tetep barang Icha, pasti bakal lama karena bakal sering berhenti. Sementara pace-nya bule-bule ini kan cepet. Akhirnya Bang Sufi yang nemenin Icha, sementara kami lanjut duluan. Egois banget yah gw (kepaksa sih, da aku mah apa atuh, ngikutin mereka aja :D).  #SIGN3.

DSCN1707
Jalur menuju Gunung Kerenceng

DSCN1711
Break dulu sebelum lanjut hiking

Singkat cerita, sekitar 3 jam kami jalan dan ternyata eh ternyataaaaa, kita salah ngambil jalur dan itu lumayan jauh. Daripada kesorean akhirnya kami balik lagi. Huhhhhh. Kami beristirahat buat makan siang di suatu percabangan, daaaaannn ternyataaa dari situ seharusnya kami naik ke kiri untuk menuju puncak Kerenceng. Disitu ada tanda panah petunjuk menuju Kerenceng. Pas lagi makan sambil ngobrol ngobrol, dari atas terdengar ada orang yang lagi turun. Gues who????? ternyata mereka Icha dan Bang Sufi.

DSCN9659
We’re lost and took the wrong turn

Wwkwkwkwkwk. Yang ditinggal, nyang paling lambat nyatanya malahyang  nyampe duluan. Moral lesson: Hiking bukan soal cepet-cepatan nyampe puncak, tapi bagaimana kamu peduli dan saling menjaga sesama pendaki lain. Dari situ menuju puncak luamayan deket sekitar 30 menit. Kami mutusin lanjut walo hari udah sore. Sayang juga udah jauh jauh kalo g sampe puncak.

DSCN1714
Do you notice the smoke?
DSCN1713
Menuju puncak gimilang cahaya :p

 

 

Rupanya jalur menuju puncak Kerenceng sangat curam dan terjal. Jalurnya cuma bisa untuk satu orang sementara kiri kanan langsung jurang. Mana di tengah tengah ada batu besar. Harus hati-hati banget kalo ke sini jangan sampe terpeleset. Jangan lupa pake sepatu gunung. Fiuhhhh, akhirnya nyampe puncak juga, tapi cuma gw, Will, Elsa Sandra, Ilke, Bang Toni dan Dani yang ke Puncak. Puncak Gunung Kerenceng sempit banget. Cuma muat sekitar 10 orang doang, sekelilingnya jurang. Weeeww!!!! Pemandangan dari puncak sini bagus banget folks.

DSCN9688

DSCN9675(1)

DCIM102GOPRO
Groufie di puncak Gunung Kerenceng

Di puncak kami menikmati suasana, foto-foto dan ngobrol-ngobrol. Dan yang kami obrolin adalah sesuatu hal yang tidak senonoh LoL. We talked about nudity, sex, atheism, religion. Ngobrol ngalor ngidul. #SIGN4. Sebetulnya dari puncak sini terlihat kepulan asap dari kejauhan, but we didn’t notice it. #SIGN5. Sekitar jam 4 kami turun. Nah dalam perjalanan turun inilah drama di mulai.

Kami mendapati jalur yang kami lalui kebakaran. Saat itu memang puncak musim kemarau. Rumput, pepohonan dan tanah sangat kering.  We didn’t know where and how the fire started. Kami panik karena terjebak ditengah tengah sementara api semakin besar dan asap semakin tebal. Si Will mencoba menerobos kebakaran dengan asumsi di bawah gak gak ada kebakaran. Kami menerobos api dan asap. Ternyata dugaan kami salah. Justru di bawah api semakin besar. Kami pun naik lagi ke atas. Semua perasaan campur aduk. Mata terasa pedih dan nafas terasa sesak.

DSCN1719

DSCN1720

DSCN9705
Drama kebakaran di Gunung Kerenceng 

Di tengah kepanikan kami, warga sekitar datang untuk menyelamatkan kami. Thank God!!! WE WERE SAVED!!! Kami disuruh naik ke atas. Kami turun dengan membuka jalur baru, menorobos semak-semak ilalang. Kaki dan tangan terasa pedi terkena duri dan ranting ranting. Kami pun turun dengan selamat dengan bantuan warga.

DSCN9712
Thanks to the locals for helping us

Rupanya saat kami naik, api mulai berkobar. Bang Sufi ngasih tahu warga kalo kami masih di atas dan mungkin perlu bantuan. Menurut warga, kebakaran emang sering terjadi selama beberapa bulan terakhir saat musim kemarau. Hampir tiap malam warga patroli supaya api gak menyebar ke pemukiman warga.

Saat kejadian, kebakaran gunung dan hutan memang menjadi isu nasional. Beberapa hari sebelumnya, gw lihat berita ada beberapa pendaki yang tewas terbakar saat terjadi kebakaran di Gunung Lawu. That could have happened to us. How horrifying that would have been??? Di Sumatra, kabut asap menjadi bencana nasional. Gw yang ‘cuma’ kena asap beberapa menit aja gak kuat setengah mati, gimana mereka diselimuti asap selama berbulan-bulan.

A very unforgetable experience. Really, a moment to remember. 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s